
Kalau kamu sering nonton K-Drama atau lihat menu di restoran Korea, pasti pernah ketemu tulisan Jjamppong / Jjampong / Jampong. Ini adalah mi kuah pedas khas Korea yang terkenal dengan kuahnya yang merah, aroma seafood yang kuat, dan rasa “nendang” dari cabai.
Di Korea, jjamppong termasuk menu “comfort food” yang populer banget: hangat, pedas, mengenyangkan, dan cocok dimakan saat cuaca dingin atau pas lagi pengen yang berkuah.
BACA JUGA : Naengmyeon Sajian Murah Meriah Rasa Premium
Mi kuah pedas yang umumnya dibuat dari kaldu tumisan (biasanya bawang putih + jahe + daun bawang) yang dimasak bersama gochugaru (bubuk cabai Korea) atau cabai minyak, lalu diisi seafood (cumi, udang, kerang) dan sayuran (kol, bawang, wortel, zucchini, dll). Hasilnya: kuah merah pedas-gurih dengan aroma laut yang khas.
Dengan kuah merah yang kaya rasa, biasanya berisi seafood dan sayuran, dan terkenal sebagai comfort food yang bikin hangat dan kenyang.
Kamu bisa menikmatinya di restoran atau bikin sendiri di rumah dengan teknik sederhana: tumis bumbu + cabai dulu, baru masuk kaldu, lalu topping seafood belakangan.
Inilah Jenis-Jenis Jjamppong Bisa Kamu Coba, Agar Tidak Bosan Makan Itu Saja
Jjamppong itu nggak cuma satu jenis doang. Ada yang kuahnya merah pedas klasik, ada yang putih (nggak pedas), ada yang creamy, bahkan ada yang disajikan pakai nasi!
1. Seafood
Versi paling klasik: isi seafood melimpah, kuah pedas gurih.
2. Gochu (extra pedas)
Biasanya pakai cabai hijau/merah besar atau level pedas dinaikkan.
3. Gul (oyster/kerang tiram)
Fokus topping tiram (kalau musimnya lagi bagus).
4. Bap
Kuah dan topping jjamppong disajikan dengan nasi (bukan mi). Cocok buat yang pengen berkuah tapi lagi pengen nasi.
5.Ramen Style
Ada juga yang dibuat pakai mi instan, tapi tetap dimasak dengan topping jjamppong.
Serunya jjamppong itu ada di variannya. Mau pedas nendang, creamy lembut, atau gurih tanpa pedas—semua ada. Jadi, pas kamu ketemu menu jjamppong di restoran Korea, kamu udah siap pilih yang paling cocok sama selera.


