Naengmyeon Sajian Murah Meriah Rasa Premium

Naengmyeon (냉면) adalah mi dingin khas Korea yang biasanya disajikan dengan kuah kaldu dingin (iced broth) atau diaduk dengan saus pedas-manis. Hidangan ini terkenal karena sensasi cocok banget dimakan saat cuaca panas atau setelah makan daging panggang (Korean BBQ).

BACA JUGA : Mengenal Noodle Korea Style Yang Bikin Nagih

Dikenal sebagai makanan dari wilayah Korea Utara (misalnya Pyongyang dan Hamhung). Dulu, hidangan ini juga sering dinikmati saat musim dingin, tapi sekarang lebih identik sebagai menu musim panas karena kuahnya yang dingin dan menyegarkan.

Berikut Adalah Jenis – Jenis Naengmyeon Wajib Kamu Cobain Saat Di Korea :

Mul

di mana mi disajikan dalam kaldu dingin yang rasanya ringan, gurih, sedikit asam, dan super segar. Kata “mul” artinya air/kuah, jadi ciri utamanya memang kuah dingin yang jadi “nyawa” hidangan ini.

Bibim

disajikan tanpa kuah banyak dan diaduk (bibim) dengan saus pedas-asam-manis yang kuat rasanya. Jadi kalau Mul Naengmyeon itu versi berkuah dingin, maka Bibim Naengmyeon adalah versi “kering”/minim kuah yang fokus ke bumbu

Hoe

Yang disajikan dengan hoe (회) yaitu ikan/seafood mentah yang diiris tipis (mirip sashimi). Ciri khasnya: mi dingin yang kenyal, saus pedas-asam yang “nyegrak”, lalu ditambah irisan hoe yang segar—hasilnya fresh dan bikin nagih.

Pyongyang

berasal dari Pyongyang. Hidangan ini terkenal karena rasanya ringan, bersih, dan beda banget dengan banyak makanan Korea yang biasanya berani bumbu. Kalau kamu pernah lihat orang Korea makan mi dengan kuah bening berisi es atau mi merah pedas yang disajikan dingin, besar kemungkinan itu adalah Naengmyeon. Dalam bahasa Korea, naeng berarti dingin dan myeon berarti mi. khas Korea yang segarnya unik banget—apalagi kalau dimakan pas cuaca panas atau setelah makan daging panggang. Terkenal karena sensasi segarnya: mi kenyal, kuah dingin, plus topping segar seperti timun, telur, dan acar lobak. Ini salah satu menu terbaik untuk kamu yang pengen makanan Korea yang ringan, segar, tapi tetap ngenyangin.

Rasa Jjamppong Instan Yang Paling Banyak Dicari

Kalau kamu sering nonton K-Drama atau lihat menu di restoran Korea, pasti pernah ketemu tulisan Jjamppong / Jjampong / Jampong. Ini adalah mi kuah pedas khas Korea yang terkenal dengan kuahnya yang merah, aroma seafood yang kuat, dan rasa “nendang” dari cabai.

Di Korea, jjamppong termasuk menu “comfort food” yang populer banget: hangat, pedas, mengenyangkan, dan cocok dimakan saat cuaca dingin atau pas lagi pengen yang berkuah.

BACA JUGA :  Naengmyeon Sajian Murah Meriah Rasa Premium

Mi kuah pedas yang umumnya dibuat dari kaldu tumisan (biasanya bawang putih + jahe + daun bawang) yang dimasak bersama gochugaru (bubuk cabai Korea) atau cabai minyak, lalu diisi seafood (cumi, udang, kerang) dan sayuran (kol, bawang, wortel, zucchini, dll). Hasilnya: kuah merah pedas-gurih dengan aroma laut yang khas.

Dengan kuah merah yang kaya rasa, biasanya berisi seafood dan sayuran, dan terkenal sebagai comfort food yang bikin hangat dan kenyang.

Kamu bisa menikmatinya di restoran atau bikin sendiri di rumah dengan teknik sederhana: tumis bumbu + cabai dulu, baru masuk kaldu, lalu topping seafood belakangan.

Inilah Jenis-Jenis Jjamppong Bisa Kamu Coba, Agar Tidak Bosan Makan Itu Saja

Jjamppong itu nggak cuma satu jenis doang. Ada yang kuahnya merah pedas klasik, ada yang putih (nggak pedas), ada yang creamy, bahkan ada yang disajikan pakai nasi!

1. Seafood

Versi paling klasik: isi seafood melimpah, kuah pedas gurih.

2. Gochu (extra pedas)

Biasanya pakai cabai hijau/merah besar atau level pedas dinaikkan.

3. Gul (oyster/kerang tiram)

Fokus topping tiram (kalau musimnya lagi bagus).

4. Bap

Kuah dan topping jjamppong disajikan dengan nasi (bukan mi). Cocok buat yang pengen berkuah tapi lagi pengen nasi.

5.Ramen Style

Ada juga yang dibuat pakai mi instan, tapi tetap dimasak dengan topping jjamppong.

Serunya jjamppong itu ada di variannya. Mau pedas nendang, creamy lembut, atau gurih tanpa pedas—semua ada. Jadi, pas kamu ketemu menu jjamppong di restoran Korea, kamu udah siap pilih yang paling cocok sama selera.

Cara Menikmati Ramyeon Korea Style Dengan Topping Kekinian

Ramyeon (라면) adalah mi instan khas Korea yang sangat populer, baik di Korea Selatan maupun di berbagai negara lain. Dalam penulisan bahasa Inggris sering disebut “ramyun” atau “ramyeon”, sementara di Indonesia.

BACA JUGA :  Tren Kuliner Jjajangmyeon Yang Menggoda

Meskipun namanya mirip dengan “ramen” Jepang, sebenarnya memiliki karakter yang berbeda dari segi tekstur, rasa, hingga cara penyajiannya.

Sejak saat itu, berkembang pesat dengan berbagai inovasi rasa. Kini ada banyak merek besar seperti Nongshim, Ottogi, hingga Paldo yang terus bersaing menghadirkan varian ramyeon baru yang unik dan menggugah selera.

Berdasarkan konteks minat kamu yang memang fokus membangun konten kuliner Asia, penting untuk tahu bahwa punya posisi istimewa di Korea. Makanan ini sering muncul di drama Korea, film, hingga acara variety show. Adegan makan hampir selalu digambarkan hangat, santai, dan akrab—sehingga ikut mendorong popularitasnya.

MANFAAT DAN NILAI GIZI RAMYEON

Ramyeon memang enak dan praktis, tapi tetap tergolong makanan instan. Kandungan gizinya biasanya meliputi:

  • Karbohidrat tinggi

  • Protein sedang

  • Sodium/garam cukup tinggi

  • Lemak bervariasi tergantung merek

Agar lebih sehat, sangat cocok ditambahkan sayuran segar, telur, atau sumber protein lain—seperti yang sering kamu bahas dalam niche menu noodle house di proyek konten kamu.

CARA MAKAN RAMYEON ALA KOREA

Di Korea,  biasanya dimasak langsung dalam panci kecil lalu dimakan bersama-sama. Cara masaknya pun ada standar umum:

  1. Rebus air sekitar 500–550 ml

  2. Masukkan bumbu lebih dulu

  3. Tambahkan mi

  4. Masukkan topping seperti telur atau sayuran

  5. Masak 3–4 menit

  6. Sajikan panas-panas

Buat kamu yang memang sedang membangun banyak konten kuliner dan direktori makanan Asia, pembahasan tentang RAMYEON ini sangat relevan untuk memperkaya niche topik noodle Korea style yang sedang kamu kembangkan.

Tren Kuliner Jjajangmyeon Yang Menggoda

Mi khas Korea yang disiram saus chunjang (pasta kacang kedelai hitam yang sudah difermentasi) yang dimasak bareng tumisan daging dan sayuran. Rasanya dominan gurih-manis, sedikit “earthy” (khas pasta kacang hitam), dan teksturnya kental mengilap.

BACA JUGA :  Rasa Jjamppong Instan Yang Paling Banyak Dicari

Jjajangmyeon termasuk kuliner Korea-Tionghoa (Korean-Chinese cuisine). Akar inspirasinya datang dari mi saus kacang hitam versi Tiongkok, lalu diadaptasi di Korea menjadi lebih kentallebih manis, dan topping sayurnya lebih dominan (bawang bombay, kubis, zucchini, dll).

Kalau kamu pernah nonton drama Korea dan lihat karakter yang lagi ngaduk mi hitam mengilap sampai sausnya merata, kemungkinan besar itu adalah Jjajangmyeon.

Makanan satu ini termasuk salah satu comfort food paling populer di Korea—bukan cuma karena rasanya enak, tapi juga karena porsinya mengenyangkan dan cocok dimakan kapan saja.

Berikut Inila Adalah Komponen Kunci Yang Membentuk Rasa Jjajangmyeo :

Bahan Utama Jjajangmyeon yang Wajib Ada :

Kalau kamu lihat dari jauh, jajangmyeon cuma “mi + saus hitam”. Tapi sebenarnya ada beberapa komponen inti yang bikin rasanya jadi khas dan nggak bisa ditukar sembarangan.

1) Mi Gandum (Myeon)

Mi jjajangmyeon biasanya lebih tebal dan kenyal daripada mi instan. Tujuannya supaya tidak gampang lembek saat ketemu saus yang berat dan kental.

2) Chunjang (Pasta Kacang Hitam Fermentasi)

Pasta kacang hitam yang difermentasi, khas masakan Korea, yang paling terkenal sebagai bumbu utama saus jajang untuk jajangmyeon (mi saus hitam).

3) Sayuran pendamping saus

Selain bawang bombay, biasanya ada sayur lain untuk isi saus, yang paling sering seperti zucchini (atau labu muda), kentang, kol.

4) Cairan kaldu/air

Biasanya pakai Saus jajang itu kental, tapi awalnya butuh cairan dulu. Seperti  air, atau kaldu ringan (kaldu ayam/sapi).

Mengenal Noodle Korea Style Yang Bikin Nagih

Di Korea, mie merupakan makanan yang sangat populer dan punya banyak variasi, mulai dari yang berkuah panas, mie dingin, sampai mie pedas dengan bumbu kental.

Gaya Korea pada mie biasanya terlihat dari penggunaan saus gochujang, bubuk cabai gochugaru, minyak wijen, rumput laut kering, kimchi, serta topping seperti telur rebus, irisan daging sapi, ayam, atau seafood.

BACA JUGA :  Cara Menikmati Ramyeon Korea Style Dengan Topping Kekinian

Secara sederhana, kalau di Indonesia kita mengenal mie ayam atau mie goreng, maka di Korea ada jenis mie seperti ramyeon, jjajangmyeon, jjamppong, naengmyeon, dan bibim guksu.

Semua hidangan tersebut masuk dalam kategori MIE KOREA STYLE karena mencerminkan karakter rasa dan teknik memasak ala Korea.

Noodle Korea Style jarang hambar. Kebanyakan memiliki perpaduan pedas, gurih, sedikit manis, bahkan asam dari kimchi. Kedua adalah tekstur mie yang kenyal. Orang Korea sangat memperhatikan kekenyalan mie. Biasanya mie yang dipakai lebih tebal dan elastis dibanding mie instan lokal.

Jenis yang Paling Populer :

1. RAMYEON

RAMYEON identik dengan cita rasa spicy.

2. JAJANGMYEON

Mienya tebal seperti udon dan diberi topping daging cincang serta sayuran.

3. JAMPONG (JJAMPPONG)

Kuahnya dibuat dari kaldu pedas, udang, cumi, kerang, dan aneka sayuran. Cocok untuk penyuka mie pedas menyengat.

4. BIBIM GUKSU

tanpa kuah, disajikan dingin. Dibumbui gochujang, minyak wijen, cuka, dan gula. Toppingnya biasanya mentimun, telur rebus, dan rumput laut.

5. NAENGMYEON

NAENGMYEON sering dinikmati saat musim panas dan biasanya ditemani irisan daging sapi.

6. KALGUKSU

mie potong tangan yang lebar. Kuahnya tidak pedas, lebih ringan, berbahan kaldu ayam atau ikan teri, diberi sayuran dan kadang kerang.

7. BIBIMMYEON

Rasanya pedas manis asam, disajikan tanpa kuah dan sering dimakan dengan kimchi.

8. GUKSU JANGGUK

Mie kuah sederhana berbahan kaldu ringan, sering jadi comfort food Korea. Tidak sepedas RAMYEON.

 

Noodle Korea Style yang dimasak dengan gaya, bumbu, dan penyajian ala Korea. Karakternya kuat, kenyal, pedas atau gurih manis, serta kaya topping

Inilah Sejarah Fakta Mian Pian Negara China

Mian Pian sudah ada sejak lama sebagai makanan sehari-hari masyarakat China utara. Pada zaman dahulu, keluarga petani membuat mi ini untuk disantap bersama dalam porsi besar. Cara membuatnya yang praktis sangat cocok untuk kondisi dapur tradisional yang sederhana.

Hidangan ini sering muncul dalam tradisi makan keluarga karena prosesnya bisa dilakukan bersama-sama: satu orang menguleni adonan, yang lain menyobek potongan mi.

BACA JUGA : Rekomendasi Jenis Noodle China Tradisional

Oleh sebab itu,  bukan hanya mi tradisional, tetapi juga bagian dari kebersamaan dalam budaya kuliner China.

Mie asal tiongkok ini di buat dari adaonan tepung, gandum tetapi di bentuk dengan cara di sobek atau di potong menjadi lembaran kecil tidak beraturan. Sacara bahasa,  dapat di artikan sebagai mie lembaran kecil.

Jenis mi ini sangat populer di wilayah utara China seperti Shaanxi, Gansu, Qinghai, dan Xinjiang. Berbeda dengan Lamian yang berupa helai panjang atau Dao Xiao Mian yang diserut pisau,  lebih sederhana karena tidak memerlukan alat khusus. Bentuknya mirip pasta rumahan, sehingga sering dianggap sebagai homemade Chinese noodles.

Cara Penyajian Mian Pian

Mi Mian Pian bisa diolah menjadi beberapa jenis hidangan, antara lain:

  • Soup – mi lembaran kecil dalam kuah hangat

  • Mi goreng saus kedelai

  • Mi tumis sayuran

  • Mi topping daging sapi

  • Mi saus pedas minyak cabai

Yang paling umum adalah disajikan sebagai mi kuah. Potongan mi direbus bersama kaldu, lalu diberi tambahan:

  • Sawi hijau

  • Jamur

  • Telur

  • Irisan daging

  • Minyak wijen atau minyak cabai

Karena bentuknya tebal, Mian Pian sangat cocok dipadukan dengan sup bening maupun sup berbumbu kuat.

Mian Pian adalah mi tradisional Tiongkok berbahan tepung gandum yang dibentuk menjadi potongan lembaran kecil tidak beraturan. Dengan teknik sobek tangan dan penyajian sederhana, mencerminkan kejujuran kuliner China utara: praktis, alami, dan mengenyangkan. Walau tidak sepopuler Lamian di dunia internasional, Mian Pian memegang peran penting sebagai mi rumahan yang kaya tradisi.

Inilah Sejarah Fakta Biang Biang Mian Negara China

Noodle ini sangat terkenal karena bentuknya yang lebar, tebal dan panjang seperti pita besar. Adonan ini dibantung dan ditarik atas meja kayu terdengar suara biang biang.

Mie ini memiliki ukuran ekstrem, lebarnya bisa mencapai 2-4 sentimeter per helai, bahkan kadang lebih. Karenan itu, mie ini sering di julki sebagai salahs atu noodle paling unik dan paling khas di china utara.

BACA JUGA :  Inilah Sejarah Fakta Mian Pian Negara China

Untuk memahami biang biang mian, penting mengenal budaya makan di shaanxi. Daerah ini  sejak lama merupakan pusat kuliner berbasis gandum. Masyarakat setempat lebih banyak mengonsumsi mie dibanding nasi, bumbu ini yang di gunakan juga bercita rasa kuat, asam dari cuka hitam pedas dari minyak cabai, serta aroma tajam bawang putih.

Hidangan ini awalnya adalah makanan rakyat yang murah, mengenyangkan dan mudah di buat di rumah. Walau sederhana, rasa dan porsinya benar benar memuaskan.

Bahan Dasar Biang Biang Mian

Tidak menggunakan telur atau bahan kimia tambahan. Adonan ini di buat cuup keras dan elastis. Kekuatan adonan inilah yang memungkinkan mie di tarik menjadi helai sangat lebar tanpa putus. Seperti Tepung, Air, Garam, Sedikit Minyak.

Proses Pembuatan Tradisional

Atraksi menarik adonan dan membantingnya sering di lakukan di dapur terbuka. Proses ini menjadi ciri khas utama yang membuat pelanggan terpukau saat melihatnya langsung.

Tekstur Khas yang Sulit Ditiru

Memiliki tekstur yang benar benar berbeda dari mie pada umumnya seperti sangat kenyal, tebal dan padat, permukaan sedikit kasar, memberi sensasi chwey saat dikunyah. Karena ukuran mie besar, setiap suapan terasa lebih berisi . Bumbu pun meresap kuat sehingga menciptakan perpadauan rasa yang berani dan tegas.

Mengapa Biang Biang Mian Mendunia?

Popularitas internasional mi ini terus naik karena:

  1. Bentuknya unik dan fotogenik

  2. Proses masaknya menarik

  3. Rasa tradisionalnya otentik

  4. Identik sebagai makanan khas Xi’an

  5. Berbeda dari mi instan atau mi Asia lain

Sekarang, Biang Biang Mian dapat ditemukan di banyak restoran China di Asia Tenggara, Amerika, hingga Eropa.

Mie pita lebar ini dari china dan dibuat manual dengan teknik di banting dan di tarik, mie ini menawarkan pengalaman makan yang khas dari porsi besar, rasa kuat , dan tekstur kenyang alami.

Inilah Sejarah Lamian Noodle China Tradisional

 
Salah satu jenis noodle tradisional paling terkenal dari Tiongkok yang di buat dengan teknik tarik tangan secara manual. Berbeda dengan noodle mi biasa yang di cetak lamian ini di buat langsung dari satu bongkah adonan tepung gandum. Proses ini membutuhkan keahlian khusu, kekuatann tangan, dan teknik yang sudah di wariskan turun-menurun oleh para pembuatan noodle di Cina.

BACA JUGA : Inilah Sejarah Dao Xiao Mian China

lamian ini memiliki sejarah panjang dalam kuliner Chian, berasal dari wilayah barat laut. Noodle lamian mulai terkenal sejak disnati tang dan berkembang pesar pada masa dinasti qing. Awalnya lamian adalah makanan rakyat yang di jual di kedai kedai kecil pinggir jalan. Banyak restoran china asli pembuat lamian sering mempertunjukkan atraksi menarik dengan menarik adonan mie di depan pelanggan, sehingga menjadi kaya tarik tersendiri. Bagi masyarakat chin, mie ini bukan hanya makanan. Sering juga disebut melambangkan keberuntungan. karena itu, banyak orang cina menikmati dalam acara penting atau sekadar sebagai comfort bersama keluarga. Mie ini begitu populer sangat digemari  rasanya otentik tradisional, teksturnya khas dan unik, prosesnya alami tanpa pengawet, fleksibel untuk banyak menu, mengandung karbohidrat mengenyangkan.

Ciri Khas Lamian Noodle

Membuat noodle ini sebenarnya sangat simple  yaitu tepung gandum berkualitas tingga, air, garam, kansui atau air alkali. dengan ciri khas Helai mi sangat panjang, Tekstur kenyal dan chewy, Aroma gandum kuat, Bentuk mi alami dan segar, Biasanya dibuat dadakan (fresh made)

Cara Penyajian Lamian

Bisa disajikan dengan dalam berbagai bentuk hidangan antara lain mie kuah kaldu sapi khas lanzhou, mie goreng dengan sayuran, dengan topping daging daomb, saus cabai dan minyak wijen, sup ayam tradisional. Warisan kuliner China yang memadukan seni dan keterampilan memasak. Dengan bahan sederhana namun teknik pembuatan yang luar biasa, lamian berhasil menjadi salah satu jenis mi paling ikonik di Dunia. Keaslian rasa, tekstur kenyal , dan proses manual membuat lamian tetap hidup sebagai noodle tradisional favorit hingga era modern sekarang.

Inilah Sejarah Dao Xiao Mian China

Dai Xiao Noodle adalah mie yang di buat denagn cara menyerut adonan langsung menggunakan pisau khusu ke dalam air mendidih.

Berasal dari provinsi shanxi wilayah utara. Bentuknya unik karena tidak seperti mie biasa yang lurus dan seragam, dan cenderung tebal di bagian tengah dan lebih tipis di ujungnya, dengan panjang yang tidak selalu sama.

BACA JUGA :  Inilah Sejarah Fakta Biang Biang Mian Negara China

Keunikan tersebut membuat Dao Xiao mudah di kenali di antara banyak jenis mie china lainnya. Hidangan ini terkenal sebagai salah satu makanan legendaris yang masih di pertahankan keasliannya higga sekarang, terutama di daerah asalnya.

Pada zaman lalu, noodle ini banyak di lakukan di rumah rumah penduduk sebagai makanan sehari hari. namun karena proses menyerutnya memerlukan keterampilan tingga, lama kelamaan muncul para ahli mie yang mulai masuk ke keda makan tradisional dan menjadi menu andalaan para pedagang lokal.

Proses Pembuatan Tradisional

Pembuat ini dapat melakukan proses menyerut ini dengan sangat cepat dan ritmis. Yang di gunakan berbentuk melengkung sehingga membantu menghasilkan helai mi yang tipis di ujung dan tebal dan di tengah. Metode ini membuat mie selalu segar dan panas saat sampai ke mangkuk pelanggan. Dan prosesnya seperti tepung dicampur air dan garam, adonan di uleni cukup lama hingga kalis, dibentuk menjadi bongkah adonan besar, air di rebus sampai benar benar mendidih, adonan di seru cepat memakai pisau khusus, helai mie jatuh langsung ke dalam panci dan mie di rebus hingga marang sempurna.

Bahan Dasar yang Tetap Otentik

Bahan umunya hanya menggunakana bahan seperti biasa dengan bahan utama  seperti tepung gandum, air bersih, dan garam. Tidak ada tambahan pengembang, pewarna, ataupun telur. Adonan mie ini sengaja di buat padat agar cukup kuat saat di serut. dan merupakaan ciri kuliner china utara. dimana rasa alami gandum menjadi bintang utamanya.

Proses Pembuatan Tradisional

Pembuatan Dao Xiao Mian biasanya melalui langkah berikut:

  1. Tepung dicampur air dan garam

  2. Adonan diuleni cukup lama hingga kalis

  3. Dibentuk menjadi bongkah adonan besar

  4. Air direbus sampai benar-benar mendidih

  5. Adonan diserut cepat memakai pisau khusus

  6. Helai mi jatuh langsung ke dalam panci

  7. Mi direbus hingga matang sempurna

Rekomendasi Jenis Noodle China Tradisional

Noodle yang berasa dari Tionkok, dan kini menjadi bagian penting dari budaya kuliner dari zaman dulu hingga kini sekarang selama ribuan tahun. Yang membuat istimewa bukan hanya rasa, tapi juga filosogi dan makna budaya di balik proses prmbuatannya.

BACA JUGA :  Inilah Sejarah Lamian Noodle China Tradisional

Di China, noodle china bukan sekadar makanan pengganjal lapar. Hidangan ini sering melambangkan umur panjang, keberuntungan, dan keharmonisan, sehingga hampir selalu hadir dalam perayaan penting seperti ulang tahun, Tahun Baru Imlek, dan acara keluarga besar.

Sejarah noodle di China diperkirakan sudah ada lebih dari 4.000 tahun. Penemuan arkeologis menunjukkan adanya sisa mi kuno yang terbuat dari biji-bijian, menandakan bahwa masyarakat china telah lama. Mengenal teknik pembuatan adonan noodle dari masa ke masa, dan berkembang mengikuti kondisi geografis dan budaya tiap daerah menghasilkan ratusan jenis noodle tradisional yang unik.

Ini Adalah Jenis-Jenis Noodle China Tradisional  :

1. Lamian (拉面)

Noodle tarik tangan yang di buat dengan berbagai cara salah satunya di tarik dan di putas berulang kali hingga menjadi helai noodle panjang dan elastis. Ini adalah teknik membutuhkan keahlian tinggi dan biasanya dibuat langsung di depan pelanggan.

2. Dao Xiao Mian (刀削面)

Noodle ini dibuat dengan cara mengiris adoanan langsung ke dalam air mendidih menggunakan pisau khusus, hasilnya noodle tebal, tidak beraturan  dan bertekstur kenyal.

3. Biang Biang Mian

Noodle khas wilayah shaanxi yang terkenal dengan ukurannya sangat lebar dan panjang, Bahkan rasanya kuat karena disajikan dengan minyak cabai bawang putih dan cuka hitam

4. Mian Pian

Noodle mie berbentuk pipih dan kecil, sering di masak dalam sup hangat dengan sayuran dan daging. Teksturnya lembut dan cocok untuk hidangan rumahan.

Bahan dan Cara Pembuatan Tradisional

Bahan ini biasa nya menggunakan pada umumnya menggunakan tepung gandum atau tepung beras, air, garam, telur. Pembuatannya masih banyak dilakukan secara manual, mulai dari menguleni adonan, menarik, memotong hingga merebus. Teknik manual ini berpengaruh besar pada teksutr noodle, membuatan lebih kenyal dan hidup saat dimakan.