Apakah kalian tahu mie ala Chinese Peranakan ? Mie ini merupakan sajian mie yang berasal dari budaya peranakan, yaitu hasil perpaduan antara Budaya TIonghoa dengan budaya lokal di Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia dan Singapura.

BACA JUGA : Mie untuk Sarapan, Sajian Pagi yang Pas untuk Semua Selera

Di Indonesia, komunitas Mie Ala Chinese peranakan banyak ditemukan di daerah seperti Bangka belitung, Singkawang, Medan, Semarang dan Jakarta. Sehingga gaya mie peranakan pun berkembang dengan karakter lokal masing masing. Budaya peranakan muncul dari antara pendatang Tionghoa dengan masyarakat setempat sejak ratusan tahun yang lali dan dalam dunia kuliner hal ini menghasilkan masakan yang menggunakan teknik masak tionghoa Dan di padukan dengan bumbu, selera dan bahan lokal. Sejak ratusan tahun lalu, komunitas Tionghoa menetap di berbagai wioayah Indonesia terutama daerah pesisir dan pusat perdagangan. Mereka membawa tradisi membuat mie, kaldu, serta teknik pengolahan daging.

Berikut Inila Keunikan Khas  Ala Chinese Peranakan Di Indonesia

Ciri – Ciri Khas Ala Chinese Peranakan Di Indonesia

1. Rasa lebih kaya dan berlapis 2. Minya bawnag dan bawang putih sangat dominan 3. Topping beragam 4. Kuah tidak selalu dominan 5. Disesuaikan dengan lidah lokal

Jenis-Jenis Mie Chinese Peranakan di Indonesia

1. Bangka 2. Singkawang 3. Medan 4. Semarang Hidangan mie ini dengan karakter gurih alami aroma minyaak bawang yang khas, serta rasa seimbang hasil perpaduan budaya  Tionghoa Dan Nusantara. Justru menjadi kelezatan, stiap elemen di sajikan untuk saling melengkapi dan bukan saling menutupi. Ini jadi bukti bahwa perpaduan budaya dapat menghasilkan hidangan yang bertahan lama dan disukai banyak orang. Dengan rasa gurih alami. Aroma minya bawang yang khas, serta penyajian yang sederhana namun bermakna, mie ini layak di sebut sebagai salah satu ikon kuliner hasil akulturasi di Indonesia.