Salah satu olahan makanan khas negara Jepang yang terbuat dari bahan dasar berupa mie yang berkuah adalah Mie noodle ramen.

Dari banyak orang Indonesia suka dengan hidangan apapun dan dimana pun yang berupa mie , seperti Mie Goreng sampai hingga ramen.

BACA JUGA : Ramen Mie Noodles Yang Terfavorit di Jakarta

Ramen ini selalu menjadi viral dan selalu menjadi mie noodle terfavorit yan paling banyak diminati di seluru negara, termasuk Indonesi.

Tapi kalian tahu kah ? banyak sekali jenis yang ada di beberapa negara, apakah kalian sudah mencoba nya ?

Inilah Beberapa Jenis Mie Wajib Kalian Coba Ketika Di JEPANG :

1. Marutama Ra-men

Mie Noodle ini termasuk Jepang yang terkenal karena keistimewaannya dalam menyajikan ramen dengan kuah kaldu ayam (toripaitan) yang kaya rasa, dimasak segar setiap hari selama delapan jam, dan dibuat tanpa menggunakan MSG.

Didirikan di Jepang tahun 2001 oleh Chef Tetsuya Kudo, kini punya cabang di berbagai negara.

2. Sugakiya

jaringan ramen dari Jepang (Nagoya) yang telah berdiri sejak lama dan kini hadir di Indonesia.

Dengan potongan daging seperti Ayam yang besar dan lembut, yang kini menjadi terkenal.  Dan Ramen ini juga ternyata ada di Indonesia dengan berlokasikan  Grand Indonesia, Foodprint Food Court, West Mall, Grand Indonesia, Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat

3. Seirock-ya

Seirock-Ya adalah gerai ramen asli Jepang yang pertama kali membuka cabang di luar Jepang (di Indonesia) .

dimulai tahun 2009 di Jepang dan cabangnya di Indonesia sejak 2014, terus berkembang dengan banyak cabang.

Mie Ramen ini memberikan layanan makanan di mobil untuk beberapa gerainya, termasuk kalian yang memesan dan makanan secara online.

4. Menya Sakura

Di Jakarta sendiri, Menya Sakura mulai dapat dinikmati sejak pertengahan tahun 2013 yang lalu.

Suasananya sih khas kedai ala Jepang  Lampunya menggunakan model lampion, dan so pasti bangkunya minus sandaran terbuat dari kayu. Konon sih mereka juga ingin sekaligus memperkenalkan budaya Jepang lewat interior designnya. Mereka mengadaptasi suasana di era Circa tahun 1930 s/d 1980.