Sanuki udon merupakan salah satu jenis mie udon khas jepang yang berasala dari sanuka, jepang. Terkenal di seluruh Jepang bahkan dunia karena teksutrnya yang kenyang, padat, dan elastis berbeda dari udon yang cenderung lebih lembut. Noodle ini sering di anggap sebagai standar emas karena teknik pembuatan yang tradisional serta keseimbangan rasa antara mie, kuah dan topping sederhana.

BACA JUGA : Fakta Unik Khas Kitsune Udon Jepang

Berikut Bebarapa Fakta Asal – Usul  Sanuki Udon Perlu Kalian Ketahui :

Ciri – Ciri Khas Sanuki Udon :

Beberapa ciri utama yang membedakana sanuki udon dari jenis udon lainnya antara lain, memiliki bentuk agar kotak dengan pinggiran yang tegar, hasil dari proses pengulenan dan peregangan adonan yang khas, dibuar dari tepung gandum berkualitas tinggi, air dan garam. Biasanya menggunakan kaldu dashi dari kombu dan ikan kerig, sehingga rasanya gurih ringan dan tidak berminyak.

Sejarah Singkat Sanuki Udon :

Berkembang di prefektur kagawa sejak ratusan tahun lalu, Daerah ini memiliki iklim yang cocok untuk produksi gandum dan garam, dua bahan utama udin. Seiring waktu masyarakan setempat menyempurnakan pembuatan mie ini hingga menghasilkan khas yang kini dikenal sebagai sanuki udin.

Alasan Sanuki Udon Sangat Populer :

Cocok dimakan panas maupun dingin, ringan di perut tapi tetap mengenyangkan , rasa sederhana yang autentik, mudah di kombinasikan dengan berbagai topping seperti daung bawang, jahe parut, telur dan tempura. Sanuki Udon, bukan sekadara mie udon biasa, melainkan represesntasi budaya kuliner Jepang yang menekankan kualitas bahan, teknik tradisionl dan keseimbangan rasa. Dengan kenyang khas dan penyajian sederhanam Sanuki Udon menjadi salah satu hidangan Jepang yang wajib dicoba, baik oleh pecinta mie maupun penikmat kuliner tradisional.

Bahan Pembuatan Sanuki Udon :

Di kenal dengan bahan yang sangat sederhana, namun membutuhkan tarakan yang presisi untuk menghasilkan mie yang kenyal dan padat. bahan utama pembuatan Sanuki Udon: 1. Tepung Gandum (Wheat Flour) 2. Air 3. Garam

Bahan Tambahan (Opsional)

Bahan berikut tidak wajib, tetapi sering digunakan saat penyajian:
  • Tepung tabur (untuk mencegah mie lengket)
  • Kaldu dashi (kombu dan ikan kering) untuk kuah
  • Daun bawang, jahe parut, telur, tempura, tahu goreng sebagai topping